Minggu, 08 September 2013

BIMBEL UNTUK ANAK PAUD, TK MAUPUN SD

BIMBEL CAKAP (Bimbingan Belajar Cerdas Aktif KreAtif dan berPrestasi)


Bagi yang berminat membuat ingin anaknya lebih Cerdas, Aktif, Kreatif dan Berprestasi. silahkan daftarkan putra putri anda di "BIMBEL CAKAP".

Alamat Gumpang, kartasura. sekitar UMS
HP 085742908902

Minggu, 10 Februari 2013

Pengertian PAUD

Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.
Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

Ada dua tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini yaitu:
  • Tujuan utama: untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan pada masa dewasa.
  • Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah.
Rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU Sisdiknas No.20/2003 ayat 1 adalah 0-6 tahun. Sementara menurut kajian rumpun keilmuan PAUD dan penyelenggaraannya di beberapa negara, PAUD dilaksanakan sejak usia 0-8 tahun.
Ruang Lingkup Pendidikan Anak Usia Dini
  • Infant (0-1 tahun)
  • Toddler (2-3 tahun)
  • Preschool/ Kindergarten children (3-6 tahun)
  • Early Primary School (SD Kelas Awal) (6-8 tahun)

Minggu, 11 Desember 2011

Prosedur Melakukan Penelitian Kualitatif

Secara umum penelitian kualitatif mengikuti prosedur baku sebagai berikut:

  1. Menentukan gambaran kejadian,
  2. Mengunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan data
  3. Mencari model-model dalam data
  4. Mengesahkan kembali kesimpulan pertama dari suatu data atau kumpulan data
  5. Jika perlu mengikuti langkah pertama dan mengulangi proses pertama dalam mengumpulkan data
Penelitian kualitatif digunakan sebagai pendekatan dimana peneliti berhubungan dengan penemuan atu pemerian kemahiran bahasa kedua dalam suatu konteks alami dimana tidak ada asumsi tentang aktivitas atau peran dalam kemahiran bahasa kedua tersebut


Penelitian Kualitatif


Prosedur pelaksanaan penelitian kualitatif tidak ada yang standar. Prosedur dapat berbentuk piramida terbalik, artinya penelitian dimulai dari hal umum menuju hal yang khusus. Bentuk lain adalah spiral, yakni saat peneliti berhasil mengumpulkan data umum menuju data-data yang khusus mungkin ia mengulang kembali kegiatan observasi dan analisisnya Langkah-langkah penelitian kualitatif adalah :
  1. Mendefinisikan fenomena secara jelas
  2. Menggunakan berbagai metode kualitatif untuk mengumpulkan data
  3. Mencari pola-pola data
  4. Menvalidisasi kesimpulan dengan mencocokkan kembali data atau mengumpulkan lebih banyak data dan, 
  5. Pengulangan dalam proses dan data.
selanjutnya>>